Jumat, 17 Maret 2017

Pep Guardiola Berjumpa Dengan Sang Nemesis

Pep Guardiola Berjumpa Dengan Sang Nemesis

Laga Man City menjamu Liverpool akhir pekan ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi Guardiola yang memiliki catatan buruk ketika bertemu dengan Jurgen Klopp.

Pep Guardiola baru saja menelan kekalahan menyakitkan setelah Manchester City tersingkir dari ajang Liga Champions, anak asuhnya tumbang 3-1 di markas Monaco sehingga kalah gol tandang meski agregat sama kuat 6-6, tetapi ia tidak memiliki waktu untuk menenangkan diri.

Akhir pekan ini, ia harus menjamu sosok yang bisa disebut sebagai musuh terbesar dalam karir kepelatihannya, yaitu Jurgen Klopp. Guardiola tidak pernah mencicipi kekalahan lebih banyak daripada ketika bertemu pelatih asal Jerman tersebut (lima kekalahan dalam sembilan pertandingan) - bahkan Jose Mourinho hanya mampu menang empat kali atas Pep meski menjalani 18 pertandingan.

Pertemuan pertama kedua pelatih terjadi pada Piala Super Jerman 2013/14, di mana Guardiola dipaksa gagal mengantar Bayern meraih trofi pertama setelah Borussia Dortmund secara mengejutkan keluar sebagai pemenang. Gol Ilkay Gundogan, sepasang gol Marco Reus plus gol bunuh diri Daniel van Buyten hanya bisa dijawab oleh dua gol Arjen Robben pada laga tersebut.

BERITA MAN CITY - Guardiola: Musim Depan Manchester City Ingin Juara Liga Champions!
Setelah keduanya hengkang ke Inggris, pertandingan perdana mereka lagi-lagi dimenangkan oleh Klopp. Liverpool memetik kemenangan tipis 1-0 di Anfield pada Liga Primer Inggris pekan ke-19 musim ini berkat gol yang dicetak oleh Georginio Wijnaldum.

Pada pertandingan di Etihad Stadium nanti, Guardiola tentu akan bertekad balas dendam sekaligus memperbaiki catatan pertemuan dengan Klopp. Catatan unik dalam sembilan pertandingan yang pernah dijalani keduanya, tidak pernah ada hasil imbang, sehingga setiap pertandingan selalu diakhiri dengan batas jelas antara pemenang dan pecundang.

Guardiola akan kembali mengandalkan sosok Sergio Aguero untuk menggedor pertahanan The Reds. Striker Argentina itu bisa diandalkan oleh City saat menjamu Liverpool di Etihad, dengan selalu mencetak gol dalam empat laga kandang EPL terakhir melawan The Reds (empat gol).

BERITA LIVERPOOL - Jurgen Klopp Tertarik Gaet Naby Keita
Namun, Klopp juga akan memiliki senjata ampuh untuk kembali membuktikan bahwa ia masih superior atas Guardiola. Selain peluang besar kembalinya Roberto Firmino ke jajaran starter, Philippe Coutinho dan Sadio Mane akan menjadi pemain yang wajib diwaspadai oleh John Stones dan kawan-kawan.

Coutinho memiliki kegemaran tersendiri dalam urusan mencetak gol, ia tidak menjebol gawang lebih banyak di Liga Primer Inggris daripada gawang Man City (empat gol). Sementara, Mane berkontribusi dalam empat gol pada tiga laga EPL terakhir melawan The Citizens (tiga gol dan satu assist), termasuk hat-trick untuk Southampton pada Mei 2016 silam.
Dengan pemain-pemain bintang di dalam skuat mereka, kali ini siapakah yang akan tertawa di akhir pertandingan?

Tetap beraktivitas #TerusGerak , jangan khawatir berkeringat dan bau badan karena Rexona Ice Cool memberi perlindungan selama 48 jam dan memiliki Motionsense yang akan menjagamu tetap segar di setiap gerakan, sepanjang hari setiap saat.

0 komentar :

Posting Komentar