Minggu, 07 Mei 2017

Younes Belhanda: Gaya Nice Akan Menarik Pemain-Pemain Terbaik Dunia

Younes Belhanda: Gaya Nice Akan Menarik Pemain-Pemain Terbaik Dunia


Playmaker Maroko ini menyebut lesatan klub musim ini dengan gaya sepakbola atraktif bisa menggoda talenta-talenta top berlabuh ke Allianz Riviera.


Perbandingan ini mungkin tampak terlalu jauh, tapi sesungguhnya tidak bagi mereka yang mengamati dengan saksama. Operan-operan pendek, kerja sama dan kreasi serangan, bermain dengan gaya, banyak hal yang membuat Nice sangat menyerupai Barcelona.
Melanjutkan kebangkitan dari musim lalu usai mengalami periode sulit, klub dari pantai selatan Prancis ini menembus papan atas klasemen Ligue 1 Prancis musim ini, bersaing dengan Paris Saint-Germain dan AS Monaco dalam perebutan gelar juara dengan mengadopsi sebuah identitas di lapangan yang merepresentasikan gaya Blaugrana.

Sebagaimana The Catalans, gaya Nice dibangun dengan berlandaskan rangkaian umpan-umpan pendek cepat dan pergerakan luwes, dan ini mengundang decak kagum di panggung lokal maupun global.

"Kami ingin mendikte permainan," ujar gelandang Younes Belhanda kepada Goal. "Kami tidak direct dan kami tidak memainkan umpan jauh. Kami ingin menguasai bola, mengkreasi, menggerakkan lawan, bermain satu-dua. Itulah yang diinginkan sang pelatih dan itulah yang Anda inginkan sebagai pemain."


Younes Belhanda Nice

Seturut pembuktian ketangguhan Nice, yang ditunjukkan dengan kemenangan 3-1 atas PSG pekan lalu, Belhanda meyakini gaya main klub akan menarik pemain-pemain hebat dari seantero Eropa, seperti halnya ia terpikat untuk bergabung musim panas tahun lalu.

"Saya menonton gaya main mereka musim lalu dan mereka bermain baik dengan bola," ungkap playmaker Maroko 27 tahun ini.

"Itulah yang kami inginkan sebagai pesepakbola: sering menguasai bola, tidak berada dalam tim yang selalu bertahan. Pemain akan ingin datang ke sini karena mereka tahu klub ini memainkan sepakbola hebat. Kami juga tahu ini adalah sebuah klub yang memiliki ambisi dan itu telah diperlihatkan tahun ini."

Younes Belhanda Nice
Kunci dalam perkembangan metode ini adalah pelatih Lucien Favre, yang berkomitmen penuh mewujudkan filosofi sepakbola indah.

"Favre adalah pelatih yang menginginkan timnya menyerang," tutur Belhanda. "Sebelum pertandingan ia menyampaikan kepada kami bahwa kami akan menang karena proses. Ia tidak fokus pada kemenangan, ia fokus pada memainkan gaya kami, itu saja. Dan kami mendemonstrasikan itu dari laga ke laga."

Keunggulan komprehensif 3-1 atas PSG menjadi demonstrasi teranyar Nice, yang kini tidak terkalahkan dalam 12 pertandingan liga.

Dengan hanya tiga laga tersisa, tipis kemungkinan gelar juara disabet Nice. Tetapi mereka siap bersaing kembali musim depan, saat Les Aiglons merambah kompetisi Eropa dan berpeluang besar menggoda talenta-talenta top dengan iming-iming sepakbola Liga Champions.



Promo Bonus 100% Deposit New Member Sporstbook
Promo Full Rollingan 0.7% CASINO
Promo Cashback 5 - 10 % Sporstbook
Mari bergabung bersama kami di rajavip.com
Untuk Informasi Selanjutnya silahkan menghubungi CS 24 jam kami
Yahoo Messenger : cs.rajavip@yahoo.com
Blackberry Messenger : 25A9E0D4
Livechat : Tersedia di website kami di www.rajavip.com
Via Hp : wap.rajavip.com

0 komentar :

Posting Komentar