Kamis, 09 Maret 2017

Tersingkir Di Liga Champions, Presiden Paris Saint-Germain Sulit Terima Kenyataan

Tersingkir Di Liga Champions, Presiden Paris Saint-Germain Sulit Terima Kenyataan

Al-Khelaifi masih sulit menerima kekalahan telak PSG dari Barcelona yang membuat mereka harus tersingkir setelah mampu unggul empat gol di leg pertama.

Presiden Paris Saint-Germain Nasser Al-Khelaifi mengatakan sangat sulit untuk bisa menerima kegagalan timnya melaju ke perempat-final Liga Champions musim ini setelah mengalami kekalahan telak yang membuat Barcelona berhasil memecahkan rekor.
Al-Khelaifi merasa frustrasi setelah PSG harus tersingkir meski telah berhasil menang 4-0 di leg pertama. Di leg kedua juara Ligue 1 Prancis itu malah takluk 6-1 dari Barca pada Kamis (9/3) dini hari WIB, sehingga mereka kalah agregat 6-5 dan langkah mereka pun terhenti di babak 16 besar Liga Champions musim ini.
Barca berhasil mencetak tiga gol saat laga telah memasuki menit ke-88, termasuk gol penentu untuk bisa lolos ke perempat-final yang tercipta pada menit 90+5' lewat aksi Sergi Roberto. Gol jebolan akademi La Masia itu membuat Barcelona tercatat sebagai tim yang mampu mencatatkan comeback terbaik dalam sejarah Liga Champions.

Al-Khelaifi menyayangkan performa PSG di babak pertama, mereka tertinggal 2-0 saat babak pertama berakhir.
"Meski kami seharusnya mendapatkan dua penalti, kami tidak mencari alasan. Kami tidak bermain bagus di babak pertama," ujar Al-Khelaifi seperti dikutip dari Goal Internasional.
"Setelah menang 4-0 di leg pertama, sangat sulit menerima kekalahan 6-1 di leg kedua, tapi kami tidak punya pilihan." 

"Setelah kemenangan kami di leg pertama, target untuk lolos ke perempat-final menjadi hal yang layak, tapi kami tahu di dunia sepakbola itu tidak berarti apa-apa."
"Kami mencoba melakukan yang terbaik. Kami gagal untuk lolos, tapi kami harus terus berlanjut. Kebobolan tiga gol dalam tujuh menit saat kami tertinggal 3-1 sangat sulit diterima."
"Saya belum berbicara dengan para pemain, ini bukan saat yang tepat. Semua merasa kecewa ini normal. Kami akan menenangkan diri."

0 komentar :

Posting Komentar